Sama-sama Beda & Beda-beda Sama





Kita pernah berdoa di tempat yang sama
Tetapi caraku dan caramu berbeda
Bagaimana keluhmu serta pintaku terucap tak sama

Kita pernah membaca kitab yang sama
Tetapi pahamku dan pahammu berbeda
Bagaimana nilai-nilai itu terserap tak seirama

Kita pun pernah mendengar ceramah yang sama
Tetapi persepsiku dan penafsiranmu semakin berbeda
Bagaimana prinsip-prinsip itu menjadi tak seiya sekata

Kita pun berjalan pada arah yang berbeda
Aku ke selatan dan kau ke utara
Bagaimana pola pikir itu menuntun langkah-langkah
Menyesap dalam dada-dada kemauan dan ketidaktahuan serakah

Kita pun saling membedakan
Membuat garis dan batas
Kontras, semakin tak sama

Hatimu lebih sensitif dan konservatif
Berteriak-teriak seakan kita tak pernah berkawan aktif
Saling menyindir di ruang-ruang permisif
Lalu, kedamaian mana lagi yang kita cari dan perjuangkan?
Yang katanya sama-sama kita upayakan?

Damai hanya tercipta saat ada pertengkaran
Jika tak ada apa-apa, apa yang perlu kita damaikan?
Bukankah begitu?

Lalu tiba-tiba kita kembali sadar
Menyandar tiang yang berbeda pada panggung yang sama
Memilih menjadi tuntunan atau tontonan?

Comments

Post a Comment

Populer

Psikologi pada Masa Yunani Kuno

Resume Buku: Sufi Dari Zaman Ke Zaman

Teori Harapan

Akal Manusia Itu Totalitas atau Terbatas?

Kajian Psikologi tentang Proses Berpikir Manusia

Cara Mendapatkan Buku Gratis Agar Tidak Membeli Buku Bajakan

Hal-hal yang Bisa Kamu Lakukan di Semester Muda

Nahdlatun Nisa : Strategi Gerakan Kopri Menghadapi Revolusi Industri 4.0